BUDAYA KHAS NANGGROE ACEH DARUSSALAM
Debus Aceh Selatan
Rapa’i Dabus (bahasa Aceh – daboih), merupakan seni tari kesaktian yang digemari sebagian masyarakat Aceh Selatan sejak Belanda datang ke Aceh. Biasanya dipertunjukan pada acara keramaian, pesta perkawinan, sunat rasul dan malam resepsi kesenian rakyat pada HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.
Cara Permainan Rapa’i Dabus
Dalam permainan Rapa’i Dabus, selain menggunakan alat musik gendang, juga diperlukan alat-alat senjata tajam, antara lain yaitu:
a. buah dabus
b. rencong
c. pedang
d. parang
e. pisau belati
f. batu bulat yang beratnya 5 – 10 kg
g. rantai
h. besi per mobil
i. gergaji chain-saw (alat penebang pangkal pohon besar).
Kesenian Rapa’i Dabus dimainkan sekitar 20 -30 orang dengan formasi duduk melingkar, masing-masing memegang sebuah rapa’i (gendang). Kelompok ini dipimpin oleh seorang “khalifah) yaitu orang yang menguasai seluk-beluk perdabusan, termasuk menguasai ilmu kebal/tahan senjata tajam.
Sumber Artikel


Komentar
Posting Komentar