Tarian Manipuri ditandai dengan lashya (kelembutan), kelembutan, dan pengabdiannya. Laiharaoba penuh dengan keanggunan yang manis, keanggunan dan sikap dedikasi. Thyang-Ta, Mridonga Nritya dan beberapa bentuk Shri Krishna Nartan menunjukkan ketidakterbatasan emosi kehidupan. Tarian Khamba-Thoibi menunjukkan kombinasi seimbang antara Tanva (bentuk yang kuat) dan lashya.
Hampir semua Manipuris sekarang adalah pengikut kultus chaitanya dari Sanatana Dharma. Tetapi sebelum menerima Sanatana Dharma pada abad ke-18, Manipuris mempraktikkan Apokpa Dharma. Namun, mereka tidak meninggalkan keyakinan agama mereka sebelumnya. Ritual dan ritual mereka mencerminkan sintesis kepercayaan lama dan baru. Manipuris mengamati dengan sangat megah upacara keagamaan Sanatana Dharma seperti rathayatra, Rasa Purnima, Jhulanjatra dan juga budaya tradisional mereka seperti Laiharaoba dan Sajibu Chairaoba dan menyembah dewa-dewa rumah tangga seperti Sanamahi, Pakangba, dan Leimaren. Banyak Manipuris sekarang mengikuti ajaran islam juga. Mereka dikenal sebagai Meitei Pangon atau Muslim Manipuri. Ritus, ritual dan kepercayaan adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari Manipuris. Mereka mengamati upacara keagamaan khusus dan ritual adat pada kesempatan-kesempatan besar kehidupan seperti kelahiran, perkawinan, dan kematian.
TARI TOREANG BATU adalah salah satu tarian tradisional sejenis tarian perang yang berasal dari Sulawesi Barat . Tarian ini biasanya dilakukan oleh para penari pria sebagai para prajurit dan penari wanita sebagai pendukung tari. Tari Toerang Batu ini merupakan tarian perang yang hampir punah dan mulai dihidupkan kembali oleh masyarakat disana sebagai salah satu seni budaya masyarakat Mandar di Poliwali Mandar, Sulawesi Barat. Sejarah Tari Toerang Batu Menurut sejarahnya, Tari Toerang Batu ini dulunya merupakan tarian perang yang sering dilakukan oleh para prajurit Kerajaan Binuang sebelum menuju medan perang. Tarian ini dilakukan sebagai suatu ritual khusus untuk membangkitkan keberanian dan semangat para prajurit yang akan bertempur. Konon setelah melakukan Tari Toerang Batu ini para prajurit akan berikrar dan siap menyerahkan hidup dan mati mereka untuk memenangkan setiap peperangan. Hal ini lah yang menjadi salah satu kunci kemenangan Kerajaan...
TARI HOPONG Tari Hopong merupakan salah satu tarian yang berasal dari Nusa Tenggara Timur sendiri , dimana seperti yang kita tahu bahwa tarian tersebut mempunyai suatu hal dan juga makna yang berbeda antara satu gerakan dengan gerakan yang lainnya, sehingga pada jenis-jenis tarian tertentu ada yang sangat terkenal pada kalangannya sendiri, ada juga yang kurang terkenal kerena beberapa gerakan yang belum pernah terlihat atau terkesan kaku sama sekali. Dalam hal ini sendiri tarian merupakan sesuatu yang bisa disebut dengan seni, karena seperti yang kita tahu bahwa tarian ini memperlihatkan beberapa hal yang sangat identik dengan keindahan dari beberapa gerakan yang dibuatnya beserta dengan hal yang lain juga. Tarian ini sendiri merupakan tarian yang sering digunakan dalam beberapa acara yang biasanya diadakan pada daerah ini sendiri, hal ini bisa saja pada acara pernikahan , acara adat istiadat ataupun acara keagamaan serta juga acara ritual yang bia...
Tari Saudi Arabia Bagian hidup dari warisan kuno negara itu, musik dan tarian tradisional Arab Saudi menggemakan melodi abadi dari penyair Badui dan menyanyikan pendekar pedang. Musik cerita rakyat bervariasi dari satu daerah ke daerah lain. Tarian nasional Arab Saudi, tarian pedang pria yang dikenal sebagai Ardha, berakar pada Najd. Ini adalah tradisi kuno yang menggabungkan penyanyi, penari dan penyair atau narator. Laki-laki membawa pedang berdiri bahu-membahu dan, dari tengah-tengah mereka, seorang penyair mulai menyanyikan lagu-lagu atau garis melodi pendek sementara penabuh genderang mengalahkan ritme. Di Hijaz, musik rakyat al-sihba menggabungkan puisi dan lagu-lagu Arab Andalusia di Spanyol abad pertengahan. Tarian dan nyanyian tradisional yang dikenal sebagai al-mizmar juga ditampilkan di Mekah, Madinah, dan Jeddah. Ini menampilkan musik al-mizmar, alat musik tiup kayu yang mirip dengan obo. Sejak awal 1980-an Masyarakat Arab Saudi untuk Kebudayaan dan Seni telah memp...
Komentar
Posting Komentar